Gaya hidup moderen makin mendekatkan manusia pada penyakitkanker, yakni pertumbuhan sel tidak normal yang sering berujung pada kematian. Banyak produk dan bahan kimia yang dikambinghitamkan sebagai pemicu, namun tidak semuanya bisa dibuktikan.
Pembuktian penting dilakukan untuk menghindari ketakutan yang berlebihan terhadap teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan. Bagaimanapun sisi lain dari moderisasi telah mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup manusia.
Dikutip dari US News, Senin (25/10/2010), beberapa pemicu kanker yang sempat heboh namun masih menyimpan kontroversi adalah sebagai berikut.
1. Pemanis buatan
Pengujian pada tikus membuktikan pemanis buatan cyclamate memicu kanker kandung kemih, sehingga penggunaannya pada minuman bersoda dilarang oleh FDA. Belakangan, pengganti cyclamate yakni saccharin juga menyebabkan tumor pada tikus meski tidak sampai dilarang penggunaannya.
Meski cyclamate tetap dilarang sampai sekarang, saccharin akhirnya dinyatakan aman pada tahun 2000 karena tidak ada cukup bukti dapat menyebabkan tumor pada manusia. Demikian juga dengan pemanis buatan aspartam pada minuman berenergi, belum pernah dibuktikan memicu kanker pada manusia.
2. Obat kumur
Akhir tahun 1970-an, muncul dugaan obat kumur yang mengandung ethanol bisa memicu kanker mulut. Bahan antibakteri tersebut dinilai sama berbahayanya dengan racun karsinogenik atau penyebab kanker dalam rokok.
Karena tidak ada cukup bukti, American Dental Association menyatakan alkohol aman digunakan dalam obat kumur asal tidak ditelan dan digunakan sesuai anjuran. Jika punya riwayat keluarga yang terkena kanker mulut atau merokok, saat ini banyak tersedia obat kumur yang bebas alkohol.
3. Obat antikolesterol statin
Dugaan pemicu kanker muncul dalam penelitian pada tahun 2007. Penggunaan lovastatin, simvastatin, pravastatin, fluvastatin, dan atorvastatin dalam dosis tinggi cenderung meningkatkan risiko kanker payudara, usus besar dan prostat.
Tinjauan terhadap 15 uji klinis pada tahun 2008 menegaskan bahwa risiko kanker meningkat pada pengguna statin. Namun menurut kajian tersebut, kanker ternyata lebih berhubungan dengan kolesterol itu sendiri dan bukan dengan penggunaan obat statin.
4. Telepon seluler
Heboh radiasi ponsel yang diduga memicu kanker dimulai tahun 1993 saat seorang pria menggugat perusahaan ponsel atas kanker otak yang dideritanya. Sejak saat itu, jutaan dolar telah dihabiskan untuk meneliti kebenaran klaim tersebut.
Penelitian terbesar tentang radiasi ponsel dilakukan oleh WHO dalam 10 tahun terakhir dengan melibatkan 13.000 orang dewasa. Hasilnya, penggunaan ponsel hanya sedikit meningkatkan risiko pada jenis kanker otak glioma dan bukan jenis kanker otak yang lain.
5. Bra
Tahun 1995, sebuah tulisan berjudul Dressed to Kill menggugat kebiasaan memakai bra pada perempuan moderen. Racun kimia yang terkandung dalam bra diduga meningkatkan risiko kanker payudara jika terlalu sering digunakan.
Meski klaim itu belum pernah dibuktikan secara ilmiah, beberapa pakar dari American Cancer Society mengatakan penggunaan bra memang membuat jaringan payudara lebih padat. Baru-baru ini terungkap, kepadatan jaringan payudara berhubungan dengan meningkatnya risiko kekambuhan kanker.
6. Parfum, deodoran dan mie instan
Ada kesamaan pada ketiga produk tersebut yakni sama-sama menggunakan paraben meski dalam fungsi yang berbeda. Apabila tertelan atau terhirup, paraben akan bekerja seperti hormon esterogen di dalam tubuh manusia sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.
American Cancer Society mengatakan 99 persen manusia sebenarnya terpapar oleh paraben setiap hari, namun hingga kadar tertentu bahan tersebut aman bagi manusia. Penelitian tahun 2002 membuktikan, tidak ada bukti peningkatan risiko kanker pada pengguna parfum dan deodoran.
Mie Instant |
Pembuktian penting dilakukan untuk menghindari ketakutan yang berlebihan terhadap teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan. Bagaimanapun sisi lain dari moderisasi telah mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup manusia.
Dikutip dari US News, Senin (25/10/2010), beberapa pemicu kanker yang sempat heboh namun masih menyimpan kontroversi adalah sebagai berikut.
1. Pemanis buatan
Pengujian pada tikus membuktikan pemanis buatan cyclamate memicu kanker kandung kemih, sehingga penggunaannya pada minuman bersoda dilarang oleh FDA. Belakangan, pengganti cyclamate yakni saccharin juga menyebabkan tumor pada tikus meski tidak sampai dilarang penggunaannya.
Meski cyclamate tetap dilarang sampai sekarang, saccharin akhirnya dinyatakan aman pada tahun 2000 karena tidak ada cukup bukti dapat menyebabkan tumor pada manusia. Demikian juga dengan pemanis buatan aspartam pada minuman berenergi, belum pernah dibuktikan memicu kanker pada manusia.
2. Obat kumur
Akhir tahun 1970-an, muncul dugaan obat kumur yang mengandung ethanol bisa memicu kanker mulut. Bahan antibakteri tersebut dinilai sama berbahayanya dengan racun karsinogenik atau penyebab kanker dalam rokok.
Karena tidak ada cukup bukti, American Dental Association menyatakan alkohol aman digunakan dalam obat kumur asal tidak ditelan dan digunakan sesuai anjuran. Jika punya riwayat keluarga yang terkena kanker mulut atau merokok, saat ini banyak tersedia obat kumur yang bebas alkohol.
3. Obat antikolesterol statin
Dugaan pemicu kanker muncul dalam penelitian pada tahun 2007. Penggunaan lovastatin, simvastatin, pravastatin, fluvastatin, dan atorvastatin dalam dosis tinggi cenderung meningkatkan risiko kanker payudara, usus besar dan prostat.
Tinjauan terhadap 15 uji klinis pada tahun 2008 menegaskan bahwa risiko kanker meningkat pada pengguna statin. Namun menurut kajian tersebut, kanker ternyata lebih berhubungan dengan kolesterol itu sendiri dan bukan dengan penggunaan obat statin.
4. Telepon seluler
Heboh radiasi ponsel yang diduga memicu kanker dimulai tahun 1993 saat seorang pria menggugat perusahaan ponsel atas kanker otak yang dideritanya. Sejak saat itu, jutaan dolar telah dihabiskan untuk meneliti kebenaran klaim tersebut.
Penelitian terbesar tentang radiasi ponsel dilakukan oleh WHO dalam 10 tahun terakhir dengan melibatkan 13.000 orang dewasa. Hasilnya, penggunaan ponsel hanya sedikit meningkatkan risiko pada jenis kanker otak glioma dan bukan jenis kanker otak yang lain.
5. Bra
Tahun 1995, sebuah tulisan berjudul Dressed to Kill menggugat kebiasaan memakai bra pada perempuan moderen. Racun kimia yang terkandung dalam bra diduga meningkatkan risiko kanker payudara jika terlalu sering digunakan.
Meski klaim itu belum pernah dibuktikan secara ilmiah, beberapa pakar dari American Cancer Society mengatakan penggunaan bra memang membuat jaringan payudara lebih padat. Baru-baru ini terungkap, kepadatan jaringan payudara berhubungan dengan meningkatnya risiko kekambuhan kanker.
6. Parfum, deodoran dan mie instan
Ada kesamaan pada ketiga produk tersebut yakni sama-sama menggunakan paraben meski dalam fungsi yang berbeda. Apabila tertelan atau terhirup, paraben akan bekerja seperti hormon esterogen di dalam tubuh manusia sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.
American Cancer Society mengatakan 99 persen manusia sebenarnya terpapar oleh paraben setiap hari, namun hingga kadar tertentu bahan tersebut aman bagi manusia. Penelitian tahun 2002 membuktikan, tidak ada bukti peningkatan risiko kanker pada pengguna parfum dan deodoran.
Sumber : http://dunia-panas.blogspot.com/2010/10/6-penyebab-kangker-utama-dari-kebutuhan.html
Baca juga yang ini:
Kesehatan
- Resiko Pria Bertubuh Tinggi
- 7 Alasan Anda Perlu Bangun Pagi
- Inilah 5 Jenis Makanan Wajib Setiap Hari
- Cara Mendeteksi Penyakit Dari Tanggal Lahir
- 5 Tips Cara Mudah Hidup Sehat
- Bahaya Mandi Malam dan 7 Tips Hindari Rematik
- 10 Alasan Kenapa Minuman Alkohol Harus Dijauhi
- Ternyata Tertawa Juga Bisa Menular
- 5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Cepat Tua
- Inilah Obat Kanker Terampuh Yang Selalu Dirahasiakan Dari Publik
- Jenis-Jenis Kelainan Seks
- 8 Bahaya Kurang Tidur
- 5 Cara Sayangi Payudara Anda
- 7 tanaman yang bisa dibuat deodoran
- 6 Larangan Dalam Tidur
Gaya Hidup
- Cewek SMA Versi Google
- 7 Alasan Anda Perlu Bangun Pagi
- Daftar Dosa – Dosa Besar
- Natalie Dylan, Mahasiswi yang Melelang Keperawanan Rp. 40 Milyar
- 10 Ciri Cewek Nakal di Mata Cowok
- 5 Tips Cara Mudah Hidup Sehat
- 10 Cara Menjadi Pintar
- 10 Alasan Kenapa Minuman Alkohol Harus Dijauhi
- Ternyata Tertawa Juga Bisa Menular
- Sifat Dapat Dilihat dari Posisi Tidur
- 18 Alasan mengapa Wanita Cewek Muslimah Lebih Cantik Pakai Jilbab
- 5 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Cepat Tua
- 12 Profesi Penggila kopi
- Foto Aktris Indonesia Yang Lagi Merokok
- Model Victoria’s Secret Adriana Lima Pamer BH 18 Miliar
- Ciri-ciri Playgirl Sejati
- Jenis-Jenis Kelainan Seks
- 8 Bahaya Kurang Tidur
- Anda Tidak Boleh Gemuk Jika Tinggal di Jepang
- Jika Orang Tua Salah Dalam Mengasuh Anak
- Koleksi Mobil David Beckham
- Adriana Lima, Model Cantik Dunia, Pamerkan Bra Termahal di Dunia Seharga Rp 17,8 Miliyar
- 10 Nasib Mahasiswa Tingkat Akhir Seperti Saya ini heheheh
- 8 Tanda-tanda Seorang Pria Punya Masa Depan Cerah
0 komentar:
Posting Komentar